<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>jonkjava's Blog</title>
	<atom:link href="http://jonkjava.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jonkjava.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Nov 2009 23:44:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jonkjava.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/4cc853a776a6f82dedf82671908362ac?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>jonkjava's Blog</title>
		<link>http://jonkjava.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jonkjava.wordpress.com/osd.xml" title="jonkjava&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jonkjava.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>TUTORIAL OAI-PMH Part 4</title>
		<link>http://jonkjava.wordpress.com/2009/11/23/tutorial-oai-pmh-part-4/</link>
		<comments>http://jonkjava.wordpress.com/2009/11/23/tutorial-oai-pmh-part-4/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 21:26:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jonkjava</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jonkjava.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Implementasi OAI-PMH Daftar Isi : Umum : Pertanyaan Pertama Umum : Format Metadata Umum : Set Umum : Struktur Organisasi Umum : Tool yang Digunakan untuk Implementasi OAI-PMH Data Provider : Prasarat Data Provider : Komponen dan Arsitektur Data Provider : Contoh Diagram Alir Data Provider : Penerusan Token Data Provider : Penerusan Token dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=99&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Implementasi OAI-PMH</strong></p>
<p><strong>Daftar Isi :</strong></p>
<ul>
<li>Umum : Pertanyaan Pertama</li>
<li>Umum : Format Metadata</li>
<li>Umum : Set</li>
<li>Umum : Struktur Organisasi</li>
<li>Umum : Tool yang Digunakan untuk Implementasi OAI-PMH</li>
<li>Data Provider : Prasarat</li>
<li>Data Provider : Komponen dan Arsitektur</li>
<li>Data Provider : Contoh Diagram Alir</li>
<li>Data Provider : Penerusan Token</li>
<li>Data Provider : Penerusan Token dan Perubahan Database</li>
<li>Data Provider : Representasi Data</li>
<li>Data Provider : Kompresi</li>
<li>Data Provider : Uji Coba</li>
<li>Data Provider : Registrasi</li>
<li>Service Provider : Prasarat</li>
<li>Service Provider : Komponen dan Arsitektur</li>
<li>Service Provider : Penerusan Token</li>
<li>Service Provider : Tes dan Registrasi</li>
<li>Tujuh Definisi Tombol</li>
<li>Sumber Informasi Lebih Lanjut</li>
</ul>
<p><strong>4.1 Umum : Pertanyaan Pertama</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum menerapakan OAI, anda harus mempertimbangkan beberapa tujuan organisasi yang akan berpengaruh pada implementasi.</p>
<p><strong>Data Provider</strong></p>
<ul>
<li>Data mana yang akan saya sediakan ?</li>
<li>Service Provider mana yang akan saya sediakan data ?</li>
</ul>
<p><strong>Service Provider</strong></p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Bentuk service atau layanan mana yang akan saya sediakan, dan kepada siapa ?</li>
<li>Dari Data Provider mana saya mendapatkan metadata ?</li>
<li style="text-align:justify;">Dengan cara apa metadata akan diproses untuk mendukung keperluan layanan?</li>
</ul>
<p><strong>Data Provider &amp; Service Provider</strong></p>
<p>Aspek mana yang saya setujui terkait Data Provider dan Service Provider ?</p>
<ul>
<li>Frekuensi Update ?</li>
<li>Format Metadata ?</li>
<li>Aturan-aturan ?</li>
<li>Skema subjek ?</li>
<li>Penggunaan yang bisa diterima ?</li>
</ul>
<p><strong>4.2  Umum : Format Metadata</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, Dublin Core (yang telah memenuhi sarat), merupakan format metadata yang dibutuhkan sebagai dasar interoperabilitas. Meskipun begitu, dalam beberapa subjek dan komunitas tertentu spesifikasi metadata lain juga diperlukan. Penting kiranya untuk mendeskripsikan resource yang memiliki struktur kompleks dengan cara khusus, sebagaimana kasus pada komunitas arsip. Apapun format metadata yang dipilih, harus ada kesepakatan antara Data Provider dan Service Provider tentang penggunaannya, selain itu definisi skema XML harus tersedia bagi publik untuk validasi. Prosedur untuk mendefinisikan skema XML akan dijelaskan pada bagian akhir tutorial ini. Skema XML OAI Dublin Core telah tersedia. Sebagai tambahan, skema XML lain bisa anda temukan di tempat yang sesuai dengan kebutuhan anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Catatan : Pada saat persiapan tutorial ini, diskusi mengenai kemungkinan berubahnya status DC dari “wajib” menjadi “rekomendasi” telah dimulai. Silakan kunjungi website resmi OAI-PMH.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>4.3  Umum : Set</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Adanya dukungan <strong>set </strong>tidak wajib dalam OAI. Meskipun begitu, adanya <strong>set </strong>merupakan hal yang penting untuk mendukung penyediaan layanan khusus yang didasarkan pada harvest metadata secara selektif. <strong>Set </strong>mendefinisikan kelompok metadata dalam repositori, dan metadata bisa dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri yang memudahkan pemilihan untuk harvest metadata. Contoh <strong>set </strong>yang telah didefinisikan di dalam organisasi dan komunitas, mencakup hal-hal yang disasarkan pada jurnal atau judul seri, klasifikasi subjek atau kategori, koleksi (berdasarkan topik atau disiplin), tipe sumber dan hasil kerja penulis. Satu record metadata mungkin termasuk dalam satu <strong>set, </strong>lebih dari satu atau tidak sama sekali. Sebuah repositori memungkinkan untuk mendukung beberapa <strong>set </strong>yang didasarkan pada berbagai definisi grup selama hal itu berguna.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Set </strong>OAI bisa berbentuk hirarki. Pada kasus ini, child <strong>set</strong> yang diambil merupakan bagian dari parent <strong>set</strong>. Maksud atau tujuan hirarki <strong>set </strong>tidak didefinisikan dalam protokol ini. Definisi <strong>set </strong>atau hirarki set bisa dimasukkan dalam internal repositori, tetapi biasanya hal ini ditentukan sesuai kesepakatan antar Dta Provider atau antar Data Provider dan Service Provider.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jonkjava.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jonkjava.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jonkjava.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jonkjava.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jonkjava.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jonkjava.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jonkjava.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jonkjava.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jonkjava.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jonkjava.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jonkjava.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jonkjava.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jonkjava.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jonkjava.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=99&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jonkjava.wordpress.com/2009/11/23/tutorial-oai-pmh-part-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/067f2f56b9fb23be43bd0bb65e4bd6b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jonkjava</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tutorial OAI-PMH Part 2</title>
		<link>http://jonkjava.wordpress.com/2009/11/14/tutorial-oai-pmh-part-3/</link>
		<comments>http://jonkjava.wordpress.com/2009/11/14/tutorial-oai-pmh-part-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 10:26:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jonkjava</dc:creator>
				<category><![CDATA[ProjectQ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jonkjava.wordpress.com/2009/11/14/tutorial-oai-pmh-part-3/</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Dan Perkembangan OAI-PMH Bahasan pada bab ini meliputi : Akar OAI-PMH Pertemuan Santa Fe Tantangan Dan Solusi Yang Diusulkan Muculnya Protokol OAI Sejarah Versi OAI Penyebaran Yang Fleksibel Ringkasan Tujuh Definisi Kunci Sumber Informasi Lanjut 3.1 Akar OAI-PMH Akar OAI-PMH bermula dari pengembangan repositori e-print (karena itulah disebut arsip). Repositori e-print didirikan dengan tujuan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=89&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Sejarah Dan Perkembangan OAI-PMH</strong></p>
<p style="text-align:left;">Bahasan pada bab ini meliputi :</p>
<ul>
<li> Akar OAI-PMH</li>
<li> Pertemuan Santa Fe</li>
<li> Tantangan Dan Solusi Yang Diusulkan</li>
<li> Muculnya Protokol OAI</li>
<li> Sejarah Versi OAI</li>
<li> Penyebaran Yang Fleksibel</li>
<li> Ringkasan</li>
<li> Tujuh Definisi Kunci</li>
<li> Sumber Informasi Lanjut</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>3.1 Akar OAI-PMH</strong></p>
<p>Akar OAI-PMH bermula dari pengembangan repositori e-print (karena itulah disebut arsip). Repositori e-print didirikan dengan tujuan mengkomunikasikan hasil penelitian ilmiah sebelum direview dan publikasikan. Repositori e-print yang pertama adalah xxx kemudian berubah menjadi arXiv yang memuat hasil penelitian  fisika energi tinggi pada tahun1991 kemudian dalam perkembangannya ditambah bidang matematika, ilmu-ilmu non-linear dan ilmu komputer. Selain itu ada CogPrints yang memuat bidang psikologi, linguistik dan neuroscience. Jaringan perpustakaan ilmu komputer atau Networked Computer Science Technical Reference Library (NCSTRL) menyediakan akses ke laporan ilmiah di bidang ilmu komputer yang disimpan di xxx atau repositori dari departemen-departemen yang bekerja sama dalam penelitian. Ada juga RePec yang menyediakan tempat untuk menampung paper di bidang Ekonomi atau EconWPA di Washington University. Sebagai tambahan Networked Digital Library of Theses and Dissertations (NDLTD) juga membangun sebuah perpustakaan digital yang berisi thesis dan disertasi yang ditulis oleh para mahasiswa.</p>
<p style="text-align:justify;">Mekanisme pengisian repositori ini pada keseluruhan kasus diisi sendiri oleh si penulis. (Pada OAI yang disebut e-print adalah penulis yang mengarsipkan dokumennya). Tdengan memanfaatkan web, orang-orang bisa berinteraksi dengan repositori ini dan mendapatkan bantuan yang disediakan. Tiap repositori memiliki interface web yang berbeda-beda sesuai tujuan mereka, sehingga pengguna akhir mau tidak mau harus mengenal bermacam-macam interface tersebut untuk mendapatkan bantuan dari repositori yang berbeda-beda. Contoh satu kasus, RePec menggunakan protokol Guildford  sedangkan NCSTRL menggunakan protokol Dienst. Kedua protokol ini memberikan banyak layanan pada pengguna akhir termasuk pencarian lintas repositori pada masing-masin grup. NDLTD membuat alur kerja untuk pengiriman materi dan mengembangkan XML DTD (Document Type Description) untuk ETD (electronic thesis and disertation) pada perpustakaan digital mereka. Bagaimanapun, dari protokol-protokol ini hanya sedikit atau bahkan tidak ada yang mendukung sharing metadata antar lingkungan yang berbeda, dan belum ada inisiatif untuk membuat komunikasi ilmiah. Para tokoh kunci dalam hal ini melihat adanya interoperabilitas antar repositori menjadi sangat penting untuk ditangani komunitas e-print.</p>
<p><strong>3.2 Pertemuan Santa Fe</strong></p>
<p>.. dampak bersama dan masa depan inisiatif ini secara substansial akan lebih tinggi  jika interoperabilitas antara mereka [arsip e-print] dapat dibentuk  ..<br />
(Ginsparg, Luce, Van de Sompel, UPS Call, July 1999)</p>
<p>Dua masalah utama dalam hal interoperabilitas yang bias merusak arsip e-print adalah :</p>
<ol>
<li>Pengguna dihadapkan pada berbagai interface yang berbeda sehingga menyulitkan penelusuran</li>
<li>Tidak adanya solusi berbasis mesin (bukan dilakukan manual oleh manusia) dalam hal sharing metadata.</li>
</ol>
<p>Solusi yang sedang dikembangkan, mencakup pencarian lintas arsip (di satu sisi) dan pengambilan metada (di sisi lain) dengan tujuan menyediakan layanan pencarian terpusat. Pada bulan Juli 1999 Paul Ginsparg, Rick Luce, dan Herbert Van de Sompel dari Los Alamos National Laboratory mengundang beberapa ahli teknis untuk menghadiri pertemuan Santa Fe di New Mexico pada bulan Oktober tahun yang sama. Saat itu Ginsparg merupakan anggota arXiv, sedangkan Van de Sompel memiliki koneksi dengan Universitas Ghent. Mereka mengusulkan pembentukan sebuah layanan universal bagi penulis untuk mengarsipkan sendiri literatur ilmiah (Universal Preprint Service, or UPS). UPS akan menjadi landasan untuk informasi ilmiah serta bersifat gratis sehingga hal ini akan menumbuh-suburkan service atau layanan lain baik yang bersifat gratis maupun komersil. Langkah pertama yang dikerjakan adalah membuat sebuah teknologi interoperabilitas dan kerangka kerja untuk penyebaran e-print. Hal ini telah diumumkan kepada khalayak umum dengan judul “Open Archieve Initiative bertujuan memberikan solusi bagi para penulis untuk mengarsipkan dokumen secara mandiri”.</p>
<p>Tujuan dari pertemuan Santa Fe adalah untuk mendiskusikan masalah interoperabilitas, kesepakatan untuk mewujudkan prototipe layanan perpustakaan digital berdasarkan repositori e-print yang ada, dan mendirikan sebuah forum yang secara kontinu membahas masalah interoperabilitas terkait solusi pengarsipan secara mandiri. Sebagai persiapan pertemuan tersebut, beberapa pekerjaan mendasar dilakukan. Van de Sompel memulia sebuah projek yang mensimulasikan beberapa aspek interoperabilitas distribusi arsip e-print. Thomas Krichel (University of Surrey &amp; RePEc) melakukan percobaan dengan mengkonversi data dari inisiatif e-print yang ada ke format metadata ReDif yang digunakan di RePec. Michael Nelson (NASA Langley) mengambil beberapa data dan menggunakannya untuk menciptakan berbagai arsitektur arsip sebanyak konsep Smart Object Dumb Archives miliknya. Data yang digunakan berasal dari beberapa sumber termasuk CogPrints, NASA, NCSTRL, RePEc dan xxx. Tujuan dari pekerjaan ini bukan untuk membuat rumusan arsitektur UPS, tetapi lebih untuk memfasilitasi diskusi mengenai UPS pada pertemuan bulan Oktober nantinya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>3.3 Tantangan Dan Solusi Yang Diusulkan</strong></p>
<p><strong>Pencarian silang atau harvest (mengambil metadata)</strong></p>
<p>Penentuan arah pengembangan rancangan framework UPS merupakan isu utama dalam perptemuan pertama ini. Dua pendekatan yang dimungkinkan adalah pencarian lintas arsip yang didasarkan pada protokol seperti Z39.50, atau cara lain adalah mengumpulkan metadata dari berbagai repositori e-print ke dalam satu atau lebih pusat layanan sehingga lebih memudahkan pengguna.</p>
<p>Berdasar pengalaman perpustakaan digital selama ini, pencarian lintas repositori atau pencarian silang memiliki kinerja yang buruk. Sebagai contoh yang terjadi pada NCSTRL, ketika data didistribusikan pada sekelompok kecil node, pencarian masih berjalan normal. Tetapi ketika node mencapai 100 atau lebih, pencarian menjadi sangat lambat. Begitu pula yang terjadi di Resource Discovery Network (RDN) United Kingdom. Bahkan pencarian silang yang hanya melibatkan 5 gateway saja, sudah amat buruk kinerjanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jonkjava.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jonkjava.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jonkjava.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jonkjava.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jonkjava.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jonkjava.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jonkjava.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jonkjava.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jonkjava.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jonkjava.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jonkjava.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jonkjava.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jonkjava.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jonkjava.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=89&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jonkjava.wordpress.com/2009/11/14/tutorial-oai-pmh-part-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/067f2f56b9fb23be43bd0bb65e4bd6b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jonkjava</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tutorial OAI-PMH Part-1.2</title>
		<link>http://jonkjava.wordpress.com/2009/11/10/tutorial-oai-pmh-part-2-2/</link>
		<comments>http://jonkjava.wordpress.com/2009/11/10/tutorial-oai-pmh-part-2-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 21:44:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jonkjava</dc:creator>
				<category><![CDATA[ProjectQ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jonkjava.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[1.3 Tujuh Definisi Kunci Open Archieve Initiative (OAI) OAI adalah sebuah inisiatif untuk mengembangkan dan mempromosikan standart interoperabilitas yang bertujuan untuk memfasilitasi penyebaran konten agar lebih efisien. Archieve Istilah “archieve” pada Open Archieve Initiative menunjukkan asal mula OAI pada komunitas pra-cetak (e-print). Archieve juga bisa dikatakan sinonim dari repositori naskah ilmiah pelajar/mahasiswa. Orang yang bergerak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=87&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1.3 Tujuh Definisi Kunci</strong></p>
<ul>
<li>Open Archieve Initiative (OAI)</li>
</ul>
<p>OAI adalah sebuah inisiatif untuk mengembangkan dan mempromosikan standart interoperabilitas yang bertujuan untuk memfasilitasi penyebaran konten agar lebih efisien.</p>
<ul>
<li>Archieve</li>
</ul>
<p>Istilah “archieve” pada Open Archieve Initiative menunjukkan asal mula OAI pada komunitas pra-cetak (e-print). Archieve juga bisa dikatakan sinonim dari repositori naskah ilmiah pelajar/mahasiswa. Orang yang bergerak di bidang pengarsipan memiliki kewenangan untuk mencatat definisi sebuah arsip pada domain mereka dengan tujuan pelestarian data dalam jangka waktu yang lama serta sesuai perundang-undangan dan kebijakan institusional. Penggunaan istilah arsip di sini dalam arti luas berarti sebuah repositori (tempat menyimpan) kumpulan informasi. Bahasa dan istilah yang digunakan di sini tidak ambigu dan kontroversial. OAI juga menghormati keikutsertaan komunitas pengarsipan dalam penggunaan arsip secara lebih luas.</p>
<p><em>(Definisi OAI dikutip dari FAQ website OAI)</em></p>
<ul>
<li>OAI Protocol for Metadata Harvesting</li>
</ul>
<p>OAI-PMH adalah sebuah harvesting protokol (protokol pemungut/pangambil metadata) yang digunakan untuk berbagi metadata antar layanan.</p>
<ul>
<li>Protokol</li>
</ul>
<p>Protokol adalah sekumpulan aturan yang mendefinisikan komunikasi antar sistem. FTP (File Transfer Protocol) dan HTTP (Hypertext Transport Protocol) adalah contoh protokollain yang digunakan untuk komunikasi sistem pada jaringan internet.</p>
<ul>
<li>Harvesting</li>
</ul>
<p>Pada konteks OAI, harvesting (memanen) berarti mengumpulkan metadata dari berbagai repositori dalam satu wadah atau tempat penampung data.</p>
<ul>
<li>Data Provider</li>
</ul>
<p>Data Provider mengurus satu atau lebih repositori yang menggunakan OAI sebagai alat untuk ekspos metadata.</p>
<p><em>(Definisi OAI dikutip dari FAQ website OAI)</em></p>
<ul>
<li>Service Provider</li>
</ul>
<p>Service Provider mengirim permintaan kepada Data Provider dan menggunakan XML sebagai dasar layanan yang memiliki nilai tambah.</p>
<p><em>(Definisi OAI dikutip dari FAQ website OAI)</em></p>
<p>Service Provider di sini mengharvest (mengambil) metadata yang ditampilkan oleh Data Provider.</p>
<p><strong>1.4 Sumber Informasi Lebih Lanjut</strong></p>
<p>Untuk tutorial lainnya anda bisa peroleh dari alamat berikut :</p>
<ul>
<li><a href="http://www.openarchives.org/" target="_blank">Open Archives Initiative</a> (OAI official Web site) : http://www.openarchives.org/</li>
<li><a href="http://www.oaforum.org/" target="_blank">Open Archives Forum</a> (OA-Forum Web site) : <a href="http://www.oaforum.org/">http://www.oaforum.org/</a></li>
</ul>
<p><strong>1.5 Kuis</strong></p>
<p>Jawab dan tandai setiap pertanyaan yang disajikan. Umpan balik tersedia untuk setip jawaban yang telah ditandai. Setiap pertanyaan yang anda tandai, anda akan mendapatkan penjelasan dari jawaban tersebut. Setelah anda menyelesaikannya, silakan cek pertanyaan-pertanyaan yang telah anda jawab. Pertanyaan yang telah anda jawab hanya tersedia untuk anda, dalam artian tidak akan disimpan begitu anda meninggalkan halaman ini.</p>
<ol>
<li>Apa itu OAI ?</li>
</ol>
<p>a)      OAI adalah sebuah inisiatif untuk menyediakan layanan akses terbuka untuk hasil penelitian ilmiah</p>
<p>b)      OAI adalah sebuah inisiatif yang mendukung arsip untuk pengawetan dan pengaksesan data digital</p>
<p>c)       OAI adalah sebuah inisiatif untuk mengembangkan dan mempromosikan standar interoperabilitas yang bertujuan untuk memfasilitasi penyebaran konten secara efisien.</p>
<ol>
<li>Apa itu OAI-PMH ?</li>
</ol>
<p>a)      OAI-PMH adalah sebuah protokol untuk sharing metadata.</p>
<p>b)      OAI-PMH adalah protokol dengan hambatan kecil untuk pencarian lintas repositori dan mengambil resource dari repositori-repositori tersebut.</p>
<ol>
<li>Apakah sumber utama mengenai informasi teknis tentang OaI dan OAI-PMH ?</li>
</ol>
<p>a)      Web site Open Archives Forum (<a href="http://www.oaforum.org/">http://www.oaforum.org/</a>)</p>
<p>b)      Web site BOAI (<a href="http://www.soros.org/openaccess/">http://www.soros.org/openaccess/</a>)</p>
<p>c)       Web site of Open Archives Initiative (http://www.openarchives.org/)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jonkjava.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jonkjava.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jonkjava.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jonkjava.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jonkjava.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jonkjava.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jonkjava.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jonkjava.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jonkjava.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jonkjava.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jonkjava.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jonkjava.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jonkjava.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jonkjava.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=87&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jonkjava.wordpress.com/2009/11/10/tutorial-oai-pmh-part-2-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/067f2f56b9fb23be43bd0bb65e4bd6b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jonkjava</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tutorial OAI-PMH Part 1.1</title>
		<link>http://jonkjava.wordpress.com/2009/10/30/tutorial-oai-pmh-part-2/</link>
		<comments>http://jonkjava.wordpress.com/2009/10/30/tutorial-oai-pmh-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 16:32:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jonkjava</dc:creator>
				<category><![CDATA[ProjectQ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jonkjava.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[1. OAI Untuk Pemula  : Gambaran 1.1     Bagaimana Menggunakan Tutorial Ini 1.2     Konsep dasar dan fitur OAI 1.3     Tujuh definisi kunci 1.4     Sumber informasi lebih lanjut 1.5     Pertanyaan 1.1 Bagaimana Menggunakan Tutorial Ini Tutorial ini ditujukan bagi mereka yang tertarik dengan aspek teknis OAI-PMH lebih mendalam. Adapun gambaran, sejarah dan perkembangan OAI-PMH serta glosari, telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=78&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. </strong><strong>OAI Untuk Pemula  : Gambaran</strong></p>
<p>1.1     Bagaimana Menggunakan Tutorial Ini</p>
<p>1.2     Konsep dasar dan fitur OAI<strong> </strong></p>
<p>1.3     Tujuh definisi kunci<strong> </strong></p>
<p>1.4     Sumber informasi lebih lanjut<strong> </strong></p>
<p>1.5     Pertanyaan<strong> </strong></p>
<p><strong>1.1 Bagaimana Menggunakan Tutorial Ini</strong></p>
<p>Tutorial ini ditujukan bagi mereka yang tertarik dengan aspek teknis OAI-PMH lebih mendalam. Adapun gambaran, sejarah dan perkembangan OAI-PMH serta glosari, telah mencukupi bagi mereka yang hanya membutuhkan informasi OAI-PMH secara umum. Setiap bagian materi berhubungan dengan bagian sebelumnya, sehingga cara yang baik untuk mempelajarinya adalah dengan berurutan dan sesekali merujuk pada glosari. Sebagai tambahan, pada glosari anda akan menemukan definisi dari istilah-istilah yang terdapat pada tiap bagian materi. Kemudian di setiap akhir bagian akan anda temukan quiz untuk mengetahui sejauh mana anda menguasai materi.</p>
<p>Bab <strong>Overview</strong> (gambaran) mengenalkan pada anda tentang konsep dasar OAI dan OAI-PMH. Gunakan bagian ini untuk mendapatkan informasi tentang apa itu OAI, serta apa yang disediakan dan tidak disediakan olehnya. Bab <strong>Sejarah dan Perkembangan </strong>menceritakan tentang munculnya OAI, kemudian bagaimana OAI berkembang dari beberapa ide awal, dan mendiskusikan beberapa problem untuk mencari pemecahannya. Bab ini juga membahas perkembangan protokol (termasuk usul pengembangan, sasaran serta komponen teknis) dari konvensi Santa Fe sejak OAI-PMH v.1.0/1.1, sampai OAI-PMH v.2.0.</p>
<p>Selain kedua bab di atas, tutorial ini berisi materi teknis. Bab <strong>Ide Teknis Utama OAI-PMH</strong> menjelaskan detail beberapa elemen teknis utama protokol. Bab <strong>Implementasi OAI-PMH</strong> menjelaskan garis besar implementasi Data Provider dan Data Service, termasuk beberapa langkah yang diperlukan untuk implementasi lokal, beberapa contoh yang tersedia, dan tool yang bisa digunakan untuk implementasi. Bab <strong>Skema XML dan Format Rekord </strong>memberi gambaran implementasi kumpulan metadata Data Provider, termasuk bahasan XML dan bagaimana XML bisa mendukung berbagai format record.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>1.2 Konsep Dasar Dan Fitur OAI</strong></p>
<p><strong>1.2.1 Open Archieve Initiative (OAI)</strong></p>
<p>Inti dari pendekatan Open Archieve adalah untuk memungkinkan akses materi web melalui repositori yang bisa dioperasikan untuk sharing metadata, publikasi dan pengarsipan. Ide awal Open Archive muncul dari komunitas e-print (dokumen pracetak) yang dalam perkembangannya membutuhkan sebuah solusi dengan kendala seminimal mungkin untuk akses antar repositori yang heterogen. Pada awalnya OAI mengembangkan dan mempromosikan framework interoperabilitas yang minim kendala serta standartnya untuk meningkatkan akses ke arsip e-print, tetapi sekarang telah berkembang ke materi digital yang lain. Sebagaimana statemen misi OAI “OAI mengembangkan dan mempromosikan standar interoperbilitas yang bertujuan untuk memfasilitasi penyebaran konten secara efektif”.</p>
<p>Banyak komunitas yang mulai atau berpotensi mendapatkan keuntungan dari pendekatan open archieve. Perkembangan internet dan materi dalam format digital menyebabkan bertambahnya pelanggan informasi dari banyak repositori (layanan data). Materi bisa diakses secara lebih luas serta diekploitasi untuk tujuan yang berbeda dari tujuan aslinya. Terlebih lagi, kemampuan untuk mengakses banyak repositori sekaligus, memungkinkan terbentuknya layanan yang lebih baik sesuai kebutuhan user. Keuntungan lainnya adalah potensi untuk menghemat biaya pada model baru dari proses komunikasi ilmiah yang bisa didukung dengan pendekatan ini.</p>
<p>Sebagai sebuah organisasi, OAI mempunyai eksekutif manajemen, steering dan teknikal komite untuk mengambil kebijakan dan melakukan evaluasi pengembangan protokol OAI. Sebagai penyandang dana OAI adalah Digital Library Federation (DLF), Coalition for Networked Information (CNI) serta National Science Foundation (NSF). Meskipun eksekutif dan penyandang berasal dari USA, tetapi kesuksesan OAI berakar kuat dari komunitas di seluruh dunia yang turut berpartisipasi terutama dari kawasan Eropa dan Amerika Utara. Sekarang, ketika sudah ada protokol versi kedua yang berkembang dengan baik dan stabil, kebutuhan kontrol pada segelintir orang menjadi kurang penting. Hal itu mengingat stabilitas dan otoritas kontrol yang diberikan oleh badan standarisasi seperti ISO, dan ini mungkin telah dibahas di lembaga OAI.</p>
<p><strong>1.2.2 OAI Protocol for Metadata Harvesting (Protokol OAI untuk Mengunduh Metadata)</strong></p>
<p><strong> </strong>OAI Protocol for Metadata Harvesting (OAI-PMH) mendefinisikan mekanisme untuk mengambil rekord yang berisi metadata dari repositori. OAI-PMH memberikan teknik yang simpel bagi Data Provider untuk membuat metadata mereka tersedia untuk service dengan menggunakan standart HTTP (Hypertext Transport Protocol) dan XML (eXtensible Markup Language). Metadata yang bisa diambil, bisa dalam berbagai format yang telah disepakati oleh komunitas (atau oleh penyedia data dan service yang berlainan) asalkan memenuhi sarat dublin core yang telah ditentukan untuk menyediakan level dasar interoperbilitas. Dengan begitu, metadata dari berbagai sumber bisa dikumpulkan dalam satu database dan layanan bisa disediakan berdasarkan data yang telah terkumpul jadi satu ini. Link antara metadata ini dan konten terkait tidak didefinisikan oleh protokol OAI. Penting untuk diperhatikan, bahwa OAI-PMH tidak menyediakan pencarian melalui data ini, tetapi OAI membuat data ini bisa dikumpulkan pada satu tempat. Untuk menyediakan layanan, pendekatan harvesting harus dikombinasikan dengan mekanisme yang lain.</p>
<p>Banyak harapan yang timbul dari penggunaan protokol OAI. Dukungan untuk cara baru komunikasi ilmiah adalah salah satu keuntungan yang paling sering dipublikasikan (dengan penggunaan OAI akan lebih mudah sharing hasil penelitian, kajian serta publikasi ilmiah &#8211; pen). Mungkin tujuan yang paling mudah dicapai adalah menampakkan sumber daya-sumber daya yang tersembunyi dan interoperablitas yang rendah biaya. Meskipun OAI-PMH secara teknis sangat simpel, tetapi membangun layanan yang koheren (saling berkaitan) sesuai kebutuhan user adalah perkara yang kompleks. OAI-PMH bisa menjadi bagian dari infrastuktur web (digunakan sebagai http protokol) jika kombinasinya yang relatif sederhana dan terbukti sukses pada layanan konteks mengarah pada pemanfaatan secara luas oleh organisasi penelitian, penerbitan dan “memory organization”.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jonkjava.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jonkjava.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jonkjava.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jonkjava.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jonkjava.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jonkjava.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jonkjava.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jonkjava.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jonkjava.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jonkjava.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jonkjava.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jonkjava.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jonkjava.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jonkjava.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=78&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jonkjava.wordpress.com/2009/10/30/tutorial-oai-pmh-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/067f2f56b9fb23be43bd0bb65e4bd6b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jonkjava</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tutorial OAI-PMH Pre-Tutorial</title>
		<link>http://jonkjava.wordpress.com/2009/10/28/tutorial-oai-pmh-part-1/</link>
		<comments>http://jonkjava.wordpress.com/2009/10/28/tutorial-oai-pmh-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 20:55:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jonkjava</dc:creator>
				<category><![CDATA[ProjectQ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jonkjava.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[OAI Untuk Pemula www.oaforum.org Pre : Tutorial ini saya terjemahkan ala kadarnya dari website oaforum.org. Tujuan awalnya sebagai bahan referensi skripsi saya tapi setelah dipikir2, kenapa gak diupload aja. Kali aja ada yang butuh terutama karena sulitnya menemukan referensi tentang OAI yang berbahasa Indonesia. Semoga bermanfaat. By : jonk java Email : jonkjava@rocketmail.com Tutorial ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=73&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OAI Untuk Pemula</strong></p>
<p><a href="www.oaforum.org">www.oaforum.org</a></p>
<p><em>Pre : Tutorial ini saya terjemahkan ala kadarnya dari website oaforum.org. Tujuan awalnya sebagai bahan referensi skripsi saya tapi setelah dipikir2, kenapa gak diupload aja. Kali aja ada yang butuh terutama karena sulitnya menemukan referensi tentang OAI yang berbahasa Indonesia. Semoga bermanfaat.</em></p>
<p><em>By : jonk java</em></p>
<p><em>Email : jonkjava@rocketmail.com</em></p>
<p>Tutorial ini merupakan pengenalan OAI-PMH (Open Archieve Metadata Harvesting). Pada awalnya OAI dikembangkan untuk penyebaran metadata server-server preprint dan e-print, tetapi selanjutnya OAI menjadi sebuah solusi yang dikenal secara luas untuk menghubungkan berbagai repositori elektronik. OAI banyak diterima karena kemudahannya dan biaya yang rendah dalam implementasinya.</p>
<p>Melalui tutorial ini anda akan:</p>
<ol>
<li>Memperoleh gambaran tentang sejarah OAI dan fitur-fitur intinya.</li>
<li>Mengetahui lebih jauh tentang bagaimana protokol ini bekerja.</li>
<li>Mempelajari pokok persoalan tentang implementasinya.</li>
<li>Mendapatkan poin dan petunjuk awal untuk mengimplementasikannya.</li>
</ol>
<p>Untuk anda yang membutuhkan sekadar informasi tentang OAI, maka gambaran, sejarah dan perkembangan, serta glosari OAI telah mencukupi tanpa perlu membaca teknik implentasi secara detail.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Pernyataan</strong></p>
<p><strong> </strong><em>Tutorial ini didasarkan pada tutorial yang diberikan pada</em></p>
<ul>
<li><em>workshop OAI forum ke-2 yang dipresentasikan oleh <strong>Owe Muller</strong> dari Universitas Humboldt Berlin dan <strong>Andy Powell </strong>dari UKOLN Universitas Bath di Lisbon pada Desember 2002</em></li>
<li><em>workshop OAI forum ke-3 yang dipresentasikan <strong>Uwe Muller</strong> dari Universitas Humboldt Berlin  dan Pete Cliff dari UKOLN di Berlin pada Maret 2003.</em></li>
</ul>
<p><em>Kemudian terima kasih kepada Herbert Van de Sompel, Carl Lagoze, Michael Nelson, dan Simeon Warner yang telah membuat slide tutorial pada presentasi tersebut, juga OAI community atas grafis yang mereka buat, serta semua pihak yang telah memberikan kontribusi di sini.</em></p>
<p>OAI forum dikembangkan selama 2 tahun mulai Oktober 2001 sampai September 2003 sebagai bentuk kerjasama antara Information Societies Technology (IST) Programme dan tim dari European Union&#8217;s Fifth Framework Programme dan diatur oleh Information Society Directorate-General of the European Commission.</p>
<p><strong>Daftar Isi</strong></p>
<p><strong>1. OAI Untuk Pemula – Gambaran</strong></p>
<ul>
<li>Bagaimana menggunakan tutorial ini</li>
<li>Konsep dan fitur dasar OAI</li>
<li>Tujuh definisi kunci</li>
<li>Sumber informasi lebih lanjut</li>
<li>Kuis<strong> </strong></li>
</ul>
<p><strong>2. Sejarah dan Perkembangan OAI-PMH</strong></p>
<ul>
<li>Akar OAI-PMH</li>
<li>Pertemuan Santa Fe</li>
<li>Tantangan dan solusi yang diharapkan</li>
<li>Munculnya protokol</li>
<li>Sejarah versi OAI-PMH</li>
<li>Penyebaran flexibel : Pendapat-pendapat tentang kemungkinan OAI disebarkan</li>
<li>Ringkasan</li>
<li>Tujuh definisi kunci</li>
<li>Sumber informasi lebih lanjut</li>
</ul>
<p><strong>3. </strong><strong>Ide Dasar OAI-PMH</strong></p>
<ul>
<li>Open Archieve Initiative (Inisiatif Arsip Terbuka)</li>
<li>OAI : Asumsi umum</li>
<li>OAI-PMH : gambaran dan model struktur</li>
<li>Tujuh definisi kunci</li>
<li>Detail protokol</li>
<li>Tipe request</li>
<li>Contoh 1 : respon ListIdentifier request</li>
<li>Contoh 2 : respon GetRecord request</li>
<li>Sumber informasi lebih lanjut</li>
</ul>
<p><strong>4. </strong><strong>Penerapan OAI-PMH</strong></p>
<ul>
<li>Umum : pertanyaan pertama</li>
<li>Umum : format metadata</li>
<li>Umum : aturan</li>
<li>Umum : struktur organisasi</li>
<li>Umum : tool untuk penerapan OAI-PMH</li>
<li>Penyedia data : prasarat</li>
<li>Penyedia data : komponen dan rancangan</li>
<li>Penyedia data : contoh diagram alir</li>
<li>Penyedia data : penerusan token</li>
<li>Penyedia data : penerusan token dan perubahan database</li>
<li>Penyedia data : representasi data</li>
<li>Penyedia data : kompresi</li>
<li>Penyedia data : uji coba</li>
<li>Penyedia data : registrasi</li>
<li>Penyedia layanan : prasarat</li>
<li>Penyedia layanan : komponen dan rancangan</li>
<li>Penyedia layanan : penerusan token</li>
<li>Penyedia layanan : uji coba dan registrasi</li>
<li>Tujuh definisi kunci</li>
<li>Sumber informasi lebih lanjut</li>
</ul>
<p><strong>5. </strong><strong>Skema dan dukungan XML untuk berbagai format record pada OAI-PMH</strong></p>
<ul>
<li>Skema XML dasar untuk OAI-PMH</li>
<li>Lebih jauh mengenai oai_dc, skema XML yang digunakan untuk OAI-PMH</li>
<li>Skema metadata lain yang bisa digunakan</li>
<li>Menambahkan elemen baru ketika oai_dc tidak mencukupi</li>
<li>Jika ingin menggunakan format metadata lain</li>
<li>Menerapkan format yang sudah ada</li>
<li>Ringkasan</li>
<li>Tujuh definisi kunci</li>
<li>Sumber informasi lebih lanjut</li>
</ul>
<p><strong>6. </strong><strong>Glosari</strong></p>
<ul>
<li>Penggunaan yang diperbolehkan</li>
<li>Aggregator</li>
<li>Arsip</li>
<li>Conformant</li>
<li>Penampung</li>
<li>Penyedia Data</li>
<li>Representasi Data</li>
<li>DC (Dublin Core)</li>
<li>DCMI (Dublin Core Metadata Initiative)</li>
<li>DCMES (Dublin Core Metadata Element Set)</li>
<li>Document-like object</li>
<li>DTD (Document Type Definition)</li>
<li>E-print</li>
<li>Flow control</li>
<li>Harvester (mesin penuai)</li>
<li>Harvesting</li>
<li>Identifier</li>
<li>Item</li>
<li>Interoperabilitas</li>
<li>Metadata</li>
<li>OAI (Open Archives Initiative)</li>
<li>OAI-PMH (OAI Protocol for Metadata Harvesting)</li>
<li>Protocol</li>
<li>PURL</li>
<li>Record</li>
<li>Repository</li>
<li>Resource</li>
<li>Service Provider</li>
<li>Set</li>
<li>URI</li>
<li>Value-added service</li>
<li>XML (Extensible Markup Language)</li>
<li>XML namespace</li>
<li>XML schemas</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jonkjava.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jonkjava.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jonkjava.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jonkjava.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jonkjava.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jonkjava.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jonkjava.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jonkjava.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jonkjava.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jonkjava.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jonkjava.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jonkjava.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jonkjava.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jonkjava.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=73&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jonkjava.wordpress.com/2009/10/28/tutorial-oai-pmh-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/067f2f56b9fb23be43bd0bb65e4bd6b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jonkjava</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>First Step &#8211; Web Service</title>
		<link>http://jonkjava.wordpress.com/2009/10/20/first-step-web-service/</link>
		<comments>http://jonkjava.wordpress.com/2009/10/20/first-step-web-service/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 19:16:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jonkjava</dc:creator>
				<category><![CDATA[ProjectQ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jonkjava.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Web service adalah sistem yang dirancang untuk dapat mendukung interaksi komunikasi antar mesin-mesin pada suatu jaringan (w3c.org) &#62;&#62; krisosa.wordpress.com Terkait dengan projek yang sedang saya kerjakan mengenai perpustakaan digital, web service bisa digunakan untuk sharing koleksi antar perpustakaan. Gambarannya dengan penerapan web service pada perpustakaan digital tersebut user bisa melakukan pencarian katalog dari satu perpustakaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=70&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Web service adalah sistem yang dirancang untuk dapat mendukung interaksi komunikasi antar mesin-mesin pada suatu jaringan (<a href="http://www.w3c.org/" target="_blank"><strong>w3c.org</strong></a>)</p>
<p align="right">&gt;&gt; krisosa.wordpress.com</p>
<p>Terkait dengan projek yang sedang saya kerjakan mengenai perpustakaan digital, web service bisa digunakan untuk sharing koleksi antar perpustakaan. Gambarannya dengan penerapan web service pada perpustakaan digital tersebut user bisa melakukan pencarian katalog dari satu perpustakaan digital tetapi menemukan hasil dari berbagai perpustakaan digital lain yang telah saling terkoneksi dengan perpustakaan digital tersebut.</p>
<p>Lebih jelasnya seperti ini, misal perpustakaan digital (selanjutnya disingkat digilib) A <strong>tidak</strong> memiliki koleksi buku tentang mikrotik. Ketika user digilib A melakukan pencarian terkait mikrotik, tentu saja tidak ada data yang didapatkan. Tetapi setelah digilib A menerapkan web service dan membuat interkoneksi dengan digilib B, user tadi akan mendapatkan data tentang mikrotik pada digilib B <strong>meskipun</strong> pencarian dilakukan dari digilib A.</p>
<p>Ini masih pemahaman awal, kalau ada yang mau menambahkan silakan ..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jonkjava.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jonkjava.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jonkjava.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jonkjava.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jonkjava.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jonkjava.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jonkjava.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jonkjava.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jonkjava.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jonkjava.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jonkjava.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jonkjava.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jonkjava.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jonkjava.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=70&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jonkjava.wordpress.com/2009/10/20/first-step-web-service/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/067f2f56b9fb23be43bd0bb65e4bd6b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jonkjava</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Other Web Blog</title>
		<link>http://jonkjava.wordpress.com/2009/08/17/my-other-web-blog/</link>
		<comments>http://jonkjava.wordpress.com/2009/08/17/my-other-web-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 18:01:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jonkjava</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jonkjava.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Alo coey, masih exist d wordpress..? Ni satu lagi blogku di blogspot www.mahjonkisme.blogspot.com Alasan kenapa bikin blog lagi, karena wordpress tidak mendukung layanan javascript/html yang merupakan tool paling sering digunakan buat yang mau cari tambahan duit dari internet. Jadi intinya, karena lagi rajin-rajinnya cari duit di internet aku harus bikin blog yang support javascript/html dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=62&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alo coey, masih exist d wordpress..?</p>
<p>Ni satu lagi blogku di blogspot <a href="http://mahjonkisme.blogspot.com" target="_blank">www.mahjonkisme.blogspot.com</a></p>
<p>Alasan kenapa bikin blog lagi, karena wordpress tidak mendukung layanan javascript/html yang merupakan tool paling sering digunakan buat yang mau cari tambahan duit dari internet. Jadi intinya, karena lagi rajin-rajinnya cari duit di internet aku harus bikin blog yang support javascript/html dan ketemulah blogspot.</p>
<p>Kunjungi ya..!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jonkjava.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jonkjava.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jonkjava.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jonkjava.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jonkjava.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jonkjava.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jonkjava.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jonkjava.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jonkjava.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jonkjava.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jonkjava.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jonkjava.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jonkjava.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jonkjava.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=62&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jonkjava.wordpress.com/2009/08/17/my-other-web-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/067f2f56b9fb23be43bd0bb65e4bd6b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jonkjava</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tool Recovery Super Ampuh</title>
		<link>http://jonkjava.wordpress.com/2009/03/13/tool-recovery-super-ampuh/</link>
		<comments>http://jonkjava.wordpress.com/2009/03/13/tool-recovery-super-ampuh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 10:24:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jonkjava</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jonkjava.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Pada posting sebelumnya aku sedikit menyinggung tentang OnTrack Easy Recovery, tool ampuh buat recover-repair dll. Nih reviewnya On-Track Easy Recovery Kalo softwarenya cari di GuGeL aja.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=55&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada posting sebelumnya aku sedikit menyinggung tentang OnTrack Easy Recovery, tool ampuh buat recover-repair dll. Nih reviewnya <a title="On-Track Easy Recovery" href="http://www.scribd.com/share/upload/9994682/jjqpak4b4c6zxt0714j" target="_blank">On-Track Easy Recovery</a></p>
<p>Kalo softwarenya cari di GuGeL aja.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jonkjava.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jonkjava.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jonkjava.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jonkjava.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jonkjava.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jonkjava.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jonkjava.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jonkjava.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jonkjava.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jonkjava.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jonkjava.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jonkjava.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jonkjava.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jonkjava.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=55&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jonkjava.wordpress.com/2009/03/13/tool-recovery-super-ampuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/067f2f56b9fb23be43bd0bb65e4bd6b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jonkjava</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Trik Membuka Yahoo Messenger Lebih Dari Satu</title>
		<link>http://jonkjava.wordpress.com/2009/03/03/trik-membuka-yahoo-messenger-lebih-dari-satu/</link>
		<comments>http://jonkjava.wordpress.com/2009/03/03/trik-membuka-yahoo-messenger-lebih-dari-satu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 19:17:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jonkjava</dc:creator>
				<category><![CDATA[Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jonkjava.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Trik ini aku dapatkan kemarin malam dari situsnya W. William Wong. Sudah aku coba, sangat mudah dan 100% berhasil. Nih caranya: Start &#62;&#62; Run…&#62;&#62; regedit Buka HKEY_CURRENT_USER &#62;&#62; Software &#62;&#62; yahoo &#62;&#62; pager &#62;&#62; test Pada sebelah kanan, klik kanan &#62;&#62; New &#62;&#62; DWORD value Beri nama Plural tekan enter 2 kali dan berikan nilai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=45&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Trik ini aku dapatkan kemarin malam dari situsnya W. William Wong. Sudah aku coba, sangat mudah dan 100% berhasil.</p>
<p>Nih caranya:</p>
<p>Start &gt;&gt; Run…&gt;&gt; regedit<br />
Buka HKEY_CURRENT_USER &gt;&gt; Software &gt;&gt; yahoo &gt;&gt; pager &gt;&gt; test<br />
Pada sebelah kanan, klik kanan &gt;&gt; New &gt;&gt; DWORD value<br />
Beri nama Plural tekan enter 2 kali dan berikan nilai 1<span id="more-45"></span><!--lanjut--></p>
<p>Nah, setelah itu tinggal buka Yahoo Messengernya, lalu login dengan account yang kamu punya. Buka lagi dan login dengan account yang lain. Buka lagi-login lagi, buka lagi-login lagi, asyik kan?. Lumayan kalo lagi gak laku chatingan kamu bisa chating sendiri dengan banyak user yang berbeda. Biar tambah seru, bikin aja account dengan nama Luna Maya, Chaty Sharon, Madonna atau siapalah dan bayangin kamu sayang-sayangan, hehe&#8230;</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-48" title="multi YM" src="http://jonkjava.files.wordpress.com/2009/03/banyak.gif?w=300&#038;h=222" alt="multi YM" width="300" height="222" /></p>
<p><!--[if !mso]&gt;--> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <!--[if gte mso 10]&gt;--> <!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p>Jika setelah menjalankan langkah-langkah diatas tetapi anda belum berhasil, coba logout dari Yahoo Messenger dan Exit, kemudian jalankan lagi dari shorcut yang tersedia. Jika masih belum bisa, coba restart Windows anda atau periksa apakah Registry Windows anda di-lock oleh administrator (Biasanya untuk komputer kantor/security reason).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jonkjava.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jonkjava.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jonkjava.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jonkjava.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jonkjava.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jonkjava.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jonkjava.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jonkjava.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jonkjava.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jonkjava.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jonkjava.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jonkjava.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jonkjava.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jonkjava.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=45&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jonkjava.wordpress.com/2009/03/03/trik-membuka-yahoo-messenger-lebih-dari-satu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/067f2f56b9fb23be43bd0bb65e4bd6b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jonkjava</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jonkjava.files.wordpress.com/2009/03/banyak.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">multi YM</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Review Partition Management Tool</title>
		<link>http://jonkjava.wordpress.com/2009/03/02/review-partition-management-tool/</link>
		<comments>http://jonkjava.wordpress.com/2009/03/02/review-partition-management-tool/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 18:31:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jonkjava</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jonkjava.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Selama beberapa hari ini aku disibukkan oleh yang namanya partisi. Satu kegagalan uji coba membawaku ke percobaan-percobaan yang lain. Semua tentang partisi, dan ini reviewnya. Pertama aku mencoba windows 7. Nah pada windows 7 kita bisa melakukan partitsi tanpa bantuan software lain. Cukup dengan disk management sebagaimana di vista. Karena belum terlalu familiar dengan windows [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=39&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selama beberapa hari ini aku disibukkan oleh yang namanya partisi. Satu kegagalan uji coba membawaku ke percobaan-percobaan yang lain. Semua tentang partisi, dan ini reviewnya.</p>
<p>Pertama aku mencoba windows 7. Nah pada windows 7 kita bisa melakukan partitsi tanpa bantuan software lain. Cukup dengan <span style="color:#0000ff;">disk management </span>sebagaimana di vista. Karena belum terlalu familiar dengan windows 7 aku bermaksud menginstall dual booting jadi aku bikin satu partisi lagi. Enaknya kalo pakai disk managementnya windows 7 kita bisa merubah drive letter (C,D,E dll) <span id="more-39"></span>yang tidak bisa kita lakukan dengan <span style="color:#0000ff;">Partition Magic 8</span>. Misalnya saja pertama kita install windows hardisk kita hanya terbagi dua partisi C dan D. Kemudian setelahnya ada CD/DVD room yang menempati drive E. Kalau kemudian harddisk tersebut kita partisi, drive selanjutnya adalah F dan itu menempati posisi setelah CD/DVD room kita. Kan gak enak dipandang kalau urutannya hardisk-hardisk-CD/DVD room-hardisk lagi. Nah dengan disk managementnya windows 7 kita bisa menukar drive F yang semula digunakan partisi baru kita dengan drive E yang digunakan CD/DVD room. Bahkan kita juga bisa menggunakan drive A dan B yang biasanya digunakan floppy selama drive itu masih kosong.</p>
<p>Karena hardisku sudah terlalu full, satu partisi yang aku buat terlalu kecil sehingga tidak memungkinkan untuk digunakan dual booting. So, aku hapus partisi itu (menjadi unallocated). Nah setalah itu aku install kembali XP. Untuk mengembalikan partisi yang tadi aku hapus aku install juga <span style="color:#050505;">Partition Magic 8</span>, tool partisi yang selama ini aku andalkan. Sialnya <span style="color:#050505;">Partition Magic 8</span> tidak bisa membaca partisi yang aku hapus dengan windows 7 tadi. Dari sini aku coba Googling untuk mencari alternatif software partisi lain. Ketemulah beberapa tapi kebanyakan software berbayar yang penggunaannya dibatasi dan itu tidak menyelesaikan masalahku. Setelah coba ini coba itu akhirnya ketemu <span style="color:#0000ff;">Paragon Partition Manager</span> yang meskipun gak gratis tapi kita diberi 30 hari free untuk mencoba dan fitur yang diberikan pun lumayan lengkap.</p>
<p>Nah, Paragon Partition Manager ini mampu membaca partisi yang tadi aku hapus. Dia juga bisa membaca flashdisk kita, sesuatu yang gak bisa dilakukan Partition Magic 8.</p>
<p><span style="text-decoration:line-through;">Wah dari tadi koq nyalahin Partition Magic,jadi gak enak. Tapi tenang ae, ntar juga ketahuan kelebihannya Partitin Magic.</span></p>
<p>Oke, PPM (Paragon Partition Manager) mampu menyelesaikan masalahku. Karena keunggulannya yang lain yaitu mampu membaca flashdisk, aku berniat mencobanya. Kupartisilah flasdisku.</p>
<p>Malang memang tak bisa ditolak. Pada semua software untuk partisi selalu ada peringatan untuk membuat rescue CD. Karena biasanya aku aman-aman saja pakai Partition Magic aku pun dengan pedenya meneruskan uji cobaku tanpa membuat rescue CD. Maka terjadilah apa yang terjadi. Pada pertengahan proses partisi terjadi kegagalan. Flasdisku yang semula 3.77 GB hanya terbaca 1.25 GB. Yang lebih parah lagi hardisku yang semula 156 GB dengan 5 partisi, hilang semua terformat. Data kuliahku semua, koleksi libraryku, laguku filmku, foto-foto narsisku, catatan pribadiku&#8230;..</p>
<blockquote><p><span style="color:#999999;">Oh God&#8230;.</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span style="color:#999999;">Malam itupun aku tersenyum, ku tarik selimut, ku kecup monitorku sebelum ku ucapkan good night&#8230;</span></p></blockquote>
<p>Pagi hari aku bangun, ku coba masuk pakai Linux ME live CD. Hardisknya sama sekali tak terbaca. So mau gimana lagi. Aku format dan install ulang win XP dari awal. Semua dataku yang lenyap ku coba bangkitkan dengan OnTrack Easy Recovery (lain kali ins ku tulis reviewnya), software recovery yang ku percaya paling ampuh hingga saat ini. Hasilnya, bertumpuk-tumpuk file yang bisa kubangkitkan melebihi kapasitas hardisk yang ada. Semua file yang telah bertahun-tahun ku hapus dan sebenarnya sudah tidak kuperlukan juga ikut terbangkitkan sehingga sulit bagiku untuk memilahnya. Dua hari ku habiskan untuk mencari file-file yang ku anggap penting. Capek, semua file itu ku hapus lagi hanya menyisakan file-file kemarin yang sempat aku seleksi.</p>
<p>Masalah &#8220;selesai&#8221;, aku masih penasaran dengan partisi flashdisku. AKu coba partisi lagi tapi kali ini telah kupersiapkan rescue CD. Hasilnya flasdisku bisa terpartisi jadi 2 tetapi sayang yang terbaca hanya 1 drive saja. Jadi ku format lagi dan ku kembalikan jadi 1 partisi.</p>
<h4><span style="color:#cc99ff;"><em>Kalau ada yang tahu software untuk partisi flasdisk dan benar-benar berhasil, mohon masukannya.</em></span></h4>
<p><span style="color:#cc99ff;"><span style="color:#000000;">Nah, setelah apa yang terjadi dengan Paragon Partition Manager aku jelaskan keunggulan Partition Magic 8. Pada Partition Magic </span><span style="color:#000000;">8 kita bisa lebih mudah mengatur size partisi sekehandak kita tetapi pada PPM partisi yang kita resize akan otomatis merubah partisi yang dibelakangnya meskipun kita tidak berniat merubahnya. Sangat mengesalkan. Nah disitulah kelemahannya. Kalau masih penasaran silakan coba sendiri. Tapi ingat selalu persiapkan rescue CD untuk antisipasi. Selamat mencoba.</span><em><br />
</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jonkjava.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jonkjava.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jonkjava.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jonkjava.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jonkjava.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jonkjava.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jonkjava.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jonkjava.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jonkjava.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jonkjava.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jonkjava.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jonkjava.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jonkjava.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jonkjava.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jonkjava.wordpress.com&amp;blog=6075216&amp;post=39&amp;subd=jonkjava&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jonkjava.wordpress.com/2009/03/02/review-partition-management-tool/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/067f2f56b9fb23be43bd0bb65e4bd6b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jonkjava</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
